Bahaya Penggunaan Spare Part Palsu Terus Mengintai Pengendara Bermotor

Bahaya Penggunaan Spare Part Palsu Terus Mengintai Pengendara Bermotor

Peningkatan pengguna kendaraan bermotor turut mempengaruhi jumlah permintaan atas suku cadang atau spare part. Fenomena tersebut membuat spare part banyak dipalsukan di pasaran. Padahal, ada banyak sekali bahaya dari penggunaan spare part palsu pada kendaraan. Apa sajakah itu?

 

Bahaya Spare Part Palsu

  1. Performa Sistem Pengereman

Performa sistem pengereman dari kendaraan bermotor akan menurun apabila Anda menggunakan kampas rem palsu. Hal seperti ini jelas akan sangat berbahaya bagi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

 

  1. Menggugurkan Garansi Kendaraan

Setiap pembelian motor akan disisipi dengan garansi yang bisa diklaim saat kendaraan tadi mengalami kerusakan. Namun, apabila pengendara mengganti spare part dan memodifikasinya tanpa memperhatikan standar yang dianjurkan, maka garansi motor tersebut akan gugur.

 

  1. Biaya Perbaikan Lebih Besar

Karena tidak menuruti aturan yang ditetapkan oleh produsen, pemilik kendaraan bermotor yang menggunakan spare part palsu tidak akan memperoleh jaminan apapun. Karenanya, saat terjadi kerusakan akibat spare part palsu, biaya yang dikeluarkan akan menjadi lebih besar.

Baca Juga  KREDIT MURAH HONDA VARIO 2020

 

  1. Konsumsi Bahan Bakar Lebih Boros

Jika pemilik motor menggunakan spare part palsu seperti filter udara, maka performa mesin akan menurun dan konsumsi bahan bakar akan lebih boros. Pada dasarnya, filter udara sendiri memiliki fungsi untuk menyaring udara kotor agar tidak masuk ke dalam sistem pembakaran.

Apabila debu/kotoran dari luar masuk dan menghambat suplai udara yang masuk ke ruang bakar, secara otomatis konsumsi bahan bakar lebih boros. Alhasil, saat pengendara menancap gas lebih dalam untuk berakselerasi, mesin harus mengeluarkan tenaga yang lebih besar daripada seharusnya.

 

  1. Gangguan Pada Knalpot

Saat filter udara terganggu, komponen knalpot juga berpeluang untuk menembak. Bahkan dalam beberapa kasus, mesinnya bisa ikut jebol. Oleh sebab itu, rawat filter udara agar komponen disekitar filter seperti halnya air intake, piston, dan injektor tidak terganggu.

Cara untuk membedakan filter udara yang palsu dan aslinya pun sebenarnya cukup mudah. Pabrikan atau produsen spare part asli biasanya akan memberi warna yang lebih cerah. Disamping itu, filter udara asli tidak akan terbakar walaupun terkena cipratan api. Ini karena filter tersebut mengandung penolak dan pelapis anti api. Sementara itu, spare part palsu akan langsung terbakar.

Baca Juga  Promo Lebaran, Kredit Motor Honda Unggulan dengan DP Murah!

Kondisi spare part asli saat terendam air juga akan tetap rapi. Berbeda dengan komponen palsu yang akan mudah rusak. Bayangkan saja jika suatu saat Anda mengendarai mobil yang menggunakan filter udara palsu untuk melewati daerah banjir, mungkin saja air akan langsung masuk ke bagian pembakaran dan kemungkinan mobil untuk mogok akan sangat besar.

 

  1. Pelanggaran Hak Cipta

Produsen spare part palsu dapat didakwa dengan tuduhan pelanggaran Undang Undang Hak Cipta karena produk palsunya adalah barang ilegal.

Guna terhindar dari berbagai ancaman penggunaan spare part palsu, pemilik motor dianjurkan untuk selalu menggunakan spare part asli (genuine parts). Agar tidak tertipu saat berbelanja suku cadang, ada baiknya untuk membelinya langsung di bengkel resmi atau toko spare part rekanan yang bekerja sama dengan ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek).

Salah satu bengkel remi yang bisa Anda andalkan adalah Nambo Motor. Selain menjajakan produk asli bergaransi, Nambo Motor juga menawarkan pelayanan unggulan dengan berbagai promo yang ada. Sebut saja layanan bebas antri untuk ganti oli, promo harga spesial Rp 45.500 untuk penggantian oli motor matic, dan Rp 43.500 untuk penggantian oli motor cub. Jika tertarik untuk mengetahui promo lain yang ditawarkan bengkel terpercaya satu ini, Anda bisa mengakses https://www.nambomotor.com/

Baca Juga  Tips Mengatasi Motor Kena Banjir